Buku "Merawat dan Menumbuhkan Fitrah Keimanan"MERAWAT DAN MENUMBUHKAN FITRAH KEIMANAN
"Jika saya hanya boleh berbicara tentang satu hal saja, maka saya hanya akan bicara tentang keimanan" --(Ustadz Adriano Rusfi)
✅ 7 Bab Mendidik Keimanan Anak:
1️⃣ Aqidah, Anak Tiri Pendidikan
2️⃣ Penyakit Tergesa-gesa dan Usia Emas Pendidikan Menurut Islam
3️⃣ Sabar Menunggu dan Memperbaiki Hari Esok
4️⃣ Keridhaan Kepada Allah, Rasulullah dan Islam
5️⃣ Metode Pendidikan Keimanan
6️⃣ Indikator Keimanan dan Kapan Kita Mengukurnya
7️⃣ Didiklah dengan Berkisah
_______________
💡Bagaimana caranya mendidik anak-anak agar mencintai Allah, Rasul dan agamaNya?
Belakangan ini, ada fenomena ‘anak hilang’: “Anakku dulu begitu saleh sejak TK hingga SD. Kini, saat menginjak SMP dan SMA, kesalehan itu seolah hilang. Dahulu, mereka sangat saleh sehingga bisa menghafal beberapa juz al-Qur’an dan hadits-hadits. Tapi, kini, diminta membaca beberapa ayat al-Qur’an setelah shalat Maghrib saja mereka enggan.” Ini merupakan sebuah permasalahan keimanan. Namun, Sayangnya, pendidikan keimanan itu sendiri malah menjadi ‘anak tiri’ yang agak terlantar dalam kecenderungan pendidikan kita saat ini.
Kita sayangnya tidak mengajarkan aqidah kepada anak kita sejak dini, karena menganggap aqidah itu suatu perkara abstrak, sementara kapasitas berpikir anak masihlah konkret. Kita selalu beranggapan: bukannya kita tidak mau, tapi belum saatnya. Inilah pemikiran mayoritas orangtua saat ini. Justru, anak yang berusia di bawah 7 tahun sedang mengembangkan potensi abstraknya, sehingga malah sangat cocok jika kita mendidik aqidah kepada anak kita di usia sebelia ini.
Beriman adalah kesadaran pada level yakin yang tertancap kuat akarnya di hati. Ia satu-satunya yang berhak menjadi penggerak lisan berbuah ucapan. Dan pancaran iman pula yang patut menjadi penyebab anggota badan mengkreasi tindakan… Maka, tiap amal harus dimulai dari niat, bukan dari otomatisasi. Dan rukun pertama dari Islam adalah syahadat. Ya, Islam mulai dididikkan pada ananda sejak tujuh tahun. Namun iman telah diperkenalkan Allah sejak ananda bersyahadat di alam rahim ibunya.
Banyak yang tak sadar bahwa modalitas terbesar manusia untuk sukses di dunia adalah spiritualitasnya… Sedangkan bagi seorang Muslim modalitas itu akan berlipat ganda ketika dalam spiritualitas itu bersemayam iman kokoh yang tak goyah. Iman, bukan semata-mata tentang percaya, karena percaya dapat hadir bersama ragu. Tapi iman adalah tentang yakin dan yakin tak mungkin hadir bersama ragu. Karena ragu adalah lawan kata dari yakin. Maka iman akan selalu digambarkan bagai akar pohon yang terhunjam dalam ke petala bumi…120000
Buku "Merawat dan Menumbuhkan Fitrah Keimanan" Karya Ustadz Adriano Rusfi, Psi